Agenda, informasi

Kegiatan Nyekar Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 H

Leler, Jawa Tengah – Pondok Pesantren At-Taujieh Al-Islamy 2 Andalusia – Selasa, 17 Februari 2026 – Sudah menjadi tradisi di Pondok Pesantren At-Taujieh Al-Islamy 2 Andalusia, setiap menjelang bulan suci Ramadhan, kami mengadakan kegiatan rutinan nyekar bersama K.H. Zuhrul Anam Hisyam dan keluarga besar Ndalem.

Kegiatan ini diwajibkan untuk santri dari kelas 3 Tsanawiyah & Aliyah, dan sebagian dari santri Mutakhorijin, Mutakhorijat, Ma’had Aly santri Ndalem, dan juga sebagian Asatidz & Asatidzah Pondok Pesantren At-Taujieh Al-Islamy 2 Andalusia,

Kegiaan diawali dengan berziarah ke Maqbaroh Masyayikh Leler bersama K.H. Zuhrul Anam Hisyam, keluarga Ndalem, dan ada juga Syekh Mahmud Abdul Hamid Ali Yasin yang ikut hadir pada acara kali ini.

Acara dimulai dengan mengirim Al-Fatihah, lalu dilanjutkan dengan pembacaan tahlil lalu di tutup dengan do’a penutup yang di panjatkan oleh K.H. Zuhrul Anam Hisyam dan Syekh Mahmud Abdul Hamid Ali Yasin.

Sebelum berakhirnya acara terdapat sambutan dari K.H. Zuhrul Anam Hisyam, beliau berceita sejarah tentang Dusun Leler, kisah tentang pengalaman beliau dan karomah para wali.

Perjalanan dilanjutkan menuju maqbaroh Komplek Pondok Al Anwar, Bogangin.Di tempat yang penuh jejak perjuangan itu, langkah kami kembali melambat, hati kembali ditundukkan.

Di pusara para masyayikh Pondok Al Anwar, doa-doa kami panjatkan. Mengirim Al-Fatihah, memohon keberkahan, serta menyambung ikatan ruhani dengan perjuangan yang telah lebih dahulu ditanamkan.

Ada suasana yang selalu membuat kami rindu setiap kali berziarah ke sana. Sambutan yang hangat, penghormatan yang tulus, sebungkus nasi dan segelas teh hangat yang sederhana — namun terasa begitu istimewa. Bukan tentang hidangannya, melainkan tentang adab, cinta, dan kemuliaan akhlak yang kami rasakan.

Ziarah ini bukan sekadar mengingat nama dan sejarah. Ia adalah cara kami menjaga adab, merawat sanad, dan memastikan bahwa setiap langkah menuju Ramadhan tetap berada dalam jejak para guru.

Perjalanan berlanjut menuju makam Kebarongan.
Di Makam Kebarongan, kami menundukkan hati dan mengirim doa di maqbaroh Mbah Yai Zabidi Zuhdi dan Nyai Roro Bastiah.

Perjalanan dilanjutkan menuju maqbaroh Komplek Pondok Al Anwar, Bogangin.Di tempat yang penuh jejak perjuangan itu, langkah kami kembali melambat, hati kembali ditundukkan.

Di pusara para masyayikh Pondok Al Anwar, doa-doa kami panjatkan. Mengirim Al-Fatihah, memohon keberkahan, serta menyambung ikatan ruhani dengan perjuangan yang telah lebih dahulu ditanamkan.

Ada suasana yang selalu membuat kami rindu setiap kali berziarah ke sana. Sambutan yang hangat, penghormatan yang tulus, sebungkus nasi dan segelas teh hangat yang sederhana — namun terasa begitu istimewa. Bukan tentang hidangannya, melainkan tentang adab, cinta, dan kemuliaan akhlak yang kami rasakan.

Semoga hati ini benar-benar siap menyambut panggilan-Nya,dan Ramadhan kali ini menjadi lebih bermakna.


Ikuti terus perkembangan informasi terkini. Pondok Pesantren At-Taujieh Al-Islamy 2 Andalusia. Dapatkan beragam publikasi berupa artikel, berita, kajian ilmiah, hingga konten inspiratif melalui portal resmi kami di attaujieh.id. Jangan lupa untuk mengikuti media sosial @Andalusia_Hibbana agar selalu terhubung dengan informasi terbaru