Inspirasi Tanpa Batas: Seminar Bersama Ning Khilma Anis
Leler, Jawa Tengah – Pondok Pesantren At-Taujieh Al-Islamy 2 Andalusia – Pada hari ini Jum’at, 24 Arpril 2026, Pondok Pesantren At-Taujieh Al-Islamy 2 Andalusia kedatangan tamu sekaligus menyelenggarakan spesial event seminar oleh narasumber yang tak kalah spesialnya yaitu Ning Khilma Anis. Beliau adalah seorang penulis dan pengasuh Pondok Pesantren Annur di Jember, Jawa Timur. Ia lahir pada 4 Oktober 1986 dan merupakan putri dari K.H. Lukman Yasir dan Ibu Hj. Hamidah Sri Winarni.
Selain menulis ia juga aktif dengan bisnis dan menjadi pengusaha. Dalam karirnya Ning Khilma telah berhasil menciptakan novel yang sukses, salah satu karya beliau yang sangat populer yaitu adalah “Hati Suhita” , novel ini telah diadaptasi menjadi film yang ramai ditonton, ia menekankan pentingnya kemandirian perempuan dan bagaimana perempuan dapat mandiri dalam menjalani kehidupan mereka.
Kegiatan ini bertempat di Gedung Zawiyah lantai 3 yang dihadiri oleh santri dari kelas 3 Aliyah, dan mahasantri Ma’had Aly Andalusia. Di kegiatan ini kami mengambil tema “Perempuan Tangguh Di Era Moderen : Menjaga Budaya, Menguatkan Peran, Dan Mewujudkan mimpi dalam pengabdian”.




Sebelum dimulai nya acara, terdapat penampilan dari Anwarul Mahabbah Lil Banat. Memasuki rangkaian acara, acara dibuka dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan dengan lantunan pembacaa ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh saudara Imdadurrohman, lalu ada sambutan dan lantunan do’a yang dibawakan oleh K.H. Zuhrul Anam Hisyam, penyerahan cindramata dan juga foto bersama.
Menuju acara inti yaitu seminar dan sharing bersama Ning Khilma Anis yang dimoderatori oleh Khuriyatul Firdaus, dalam penyampaian nya beliau menyebutkan moto hidup “Ojo mati tanpa nama ojo mati tanpo karya” , “carilah perempuan yang bisa menjadi soko guru” , “Santri ketika sudah bermasyarakat dia akan menjadi sumur sinobo(tempat bertanya untuk masyarakat dan keluarga) ” , beliau juga menyebutkan beberapa karya yang sangat populer seperti “Wigati” dan yang dijadikan film adalah Hati Suhita juga sudah diadabtasi menjadi film, materi yang diberikan juga sangat bermutu apalagi untuk para perempuan. Acara ini ditutup dengan kalimat hamdallah.
Beliau juga menyebutkan bahwa “perempuan mempunyai tiga yaitu tutur, uwur, sembur” . “Ketika kamu disakiti berarti kamu sedang ada diposisi yang tepat untuk berdo’a






Ikuti terus perkembangan informasi terkini. Pondok Pesantren At-Taujieh Al-Islamy 2 Andalusia. Dapatkan beragam publikasi berupa artikel, berita, kajian ilmiah, hingga konten inspiratif melalui portal resmi kami di attaujieh.id. Jangan lupa untuk mengikuti media sosial @Andalusia_Hibbana agar selalu terhubung dengan informasi terbaru.