Andalusia Jadi Tuan Rumah Studi Banding PP An-Naja Jepara
Leler, Jawa Tengah – Pondok Pesantren At-Taujieh Al-Islamy 2 Andalusia bersama SMP Islam Andalusia dan Madrasah Diniyyah Andalusia pada Senin pagi, 15 September 2025, menerima kunjungan studi banding kelembagaan dari Pondok Pesantren An-Naja Al-Anwar Al-Jaliyyah Jepara beserta keluarga besar Yayasan An-Naja Indonesia Barokah.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Al-Anwar Al-Hisyamiyyah, Bapak Sunarto Arif, menegaskan bahwa hadirnya Andalusia sebagai lembaga pendidikan yang lengkap, mulai dari jenjang menengah hingga perguruan tinggi, merupakan jawaban atas tantangan zaman. “Berdirinya Andalusia dengan sistem pendidikan yang begitu kompleks bukanlah sesuatu yang instan, tetapi buah dari visi besar untuk menjawab kebutuhan umat,” ujarnya.
Sementara itu, KH. Ahmad Roziqin, Lc., M.Pd, pengasuh PP Darut Tauhid dan PP An-Naja sekaligus pembina Yayasan An-Naja Indonesia Barokah, menyampaikan kekagumannya terhadap keberhasilan pengelolaan pendidikan di Andalusia. Ia menilai capaian tersebut tidak lepas dari kepemimpinan KH. Zuhrul Anam Hisyam. “Dari hanya 30 santri di awal berdiri, kini Andalusia mampu berkembang pesat dengan jumlah santri mencapai 3.700 pada tahun 2025. Ini prestasi yang luar biasa,” ungkapnya.
Rangkaian diskusi studi banding berlangsung secara eksklusif dengan pembagian per divisi agar pembahasan lebih fokus dan komprehensif. Topik utama meliputi kurikulum pesantren, sekolah formal, hingga madrasah. Pembagian kelompok diskusi dibagi langsung oleh Ust. Agus Hilmy Mubarak selaku pembina pondok pesantren yang mengarahkan jalannya forum.

Kegiatan dimulai di Laboratorium IPA SMP Islam Andalusia sejak pukul 08.00 pagi hingga waktu Zuhur, kemudian dilanjutkan di Zawiyah Andalusia. Acara ditutup dengan santap siang bersama serta sesi foto bersama sebagai penanda ukhuwah dan silaturahmi antar lembaga.
Studi banding ini menjadi momentum penting karena bukan sekadar forum biasa, melainkan ruang pertukaran gagasan dan perancangan sistem pendidikan Islam yang lebih unggul. Dengan pendekatan komprehensif, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kualitas kelembagaan pesantren agar terus relevan menghadapi tantangan zaman.
galeri


