Lailatut Ta’aruf Utusan Resmi Al-Azhar Mesir, Syaikh Mahmud Abdul Hamid Ali Yasin
Leler, Jawa Tengah – Pondok Pesantren At-Taujieh Al-Islamy 2 Andalusia pada Senin, 15 September 2025, menggelar Lailatut Ta’aruf untuk menyambut dan memperkenalkan utusan resmi Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, Syaikh Mahmud Abdul Hamid Ali Yasin, yang akan mengabdi sebagai pengajar di Andalusia.
Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan sambutan pengasuh pondok, Syaikhuna KH. Zuhrul Anam Hisyam. Dalam kesempatan itu, beliau memaparkan sejarah Pondok Leler yang didirikan oleh kakeknya, KH. Muhammad Zuhdie, pada tahun 1914. Pada tahun 2013, atas bimbingan guru-gurunya, KH. Zuhrul Anam mengembangkan pondok menjadi PP At-Taujieh Al-Islamy Andalusia dengan menambahkan lembaga pendidikan formal hingga perguruan tinggi pesantren, yaitu Ma’had Aly Andalusia dengan program studi Lughatul Arabiyah wa Adabuha (Bahasa dan Sastra Arab).
KH. Zuhrul Anam juga mengingatkan bahwa Andalusia sebelumnya pernah kedatangan utusan resmi dari Universitas Al-Azhar, yakni Syaikh Toha Abdul Wahhab Ibrahim Ar-Rasikh, yang mendampingi santri Andalusia selama tiga tahun, dari 2022 hingga awal 2025. Kehadirannya memberikan kontribusi besar dalam perkembangan ilmiah di lingkungan pesantren.


Dalam sesi pengenalan, Syaikh Mahmud Abdul Hamid Ali Yasin menyampaikan biografinya. Beliau lahir di Mesir dan merupakan lulusan Universitas Al-Azhar tahun 2010, dari Fakultas Ushuluddin, Program Studi Ilmu Hadis wa Ulumuhu. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pengabdiannya di Andalusia merupakan anugerah dari Allah SWT.
Syaikh Mahmud memberikan pesan penting kepada para santri untuk selalu menuntut ilmu dengan niat yang ikhlas semata-mata karena Allah SWT. “Ilmu yang diniatkan karena Allah akan menjadi jalan menuju surga. Jika Allah menghendaki kebaikan bagi seorang hamba, maka Dia akan memahamkan hamba itu dalam ilmu agama,” ujarnya. Ia juga berpesan agar para santri Andalusia memanfaatkan kesempatan belajar sebaik mungkin, karena Allah menjanjikan derajat yang tinggi bagi orang-orang berilmu.
Dengan adanya Lailatut Ta’aruf ini, diharapkan para santri Andalusia dapat lebih mengenal sosok Syaikh Mahmud Abdul Hamid Ali Yasin yang akan mendampingi proses pembelajaran mereka selama berada di pesantren.