Risalah At Taujieh

Wakil Mudir Madin Andalusia Tekankan 4 Kunci Kesuksesan Santri pada Penutupan PPL 2025

Leler, Jawa Tengah Program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan salah satu kewajiban bagi mahasantri Ma’had Aly Andalusia tingkat akhir. Pada tahun ajaran 2025, angkatan ketiga mahasantri sannah 4 telah menuntaskan PPL selama 40 hari di Madrasah Diniyah Andalusia.

Acara penutupan PPL 2025 dilaksanakan pada Senin, 6 Oktober 2025. Kegiatan ini digelar di halaman Madrasah Diniyah Andalusia untuk mahasantri putra dan di halaman SMP Andalusia untuk mahasantri putri. Suasana penutupan berlangsung khidmat, sebagaimana momen pembukaan yang penuh penghormatan.

Hadir dalam acara tersebut perwakilan mudir Ma’had Aly Andalusia, jajaran dosen, pengurus Madrasah Diniyah Andalusia, seluruh mahasantri peserta PPL, serta para santri madrasah yang turut menjadi bagian dari ruang praktik.

Wakil Mudir Ma’had Aly Andalusia, Ustadz Agus Hilmy Mubarok, dalam sambutannya menegaskan pentingnya disiplin dalam Islam, khususnya bagi seorang pendidik. “Guru tidak hanya bertugas menyampaikan ilmu, tetapi juga menjadi teladan. Disiplin adalah kunci agar santri dapat meneladani gurunya,”.

Sementara itu, Wakil Mudir Madrasah Diniyah Tsanawiyah Andalusia, Ustadz Saifurrahman Aly, menyampaikan empat kunci kesuksesan yang harus dimiliki santri untuk meraih keberhasilan, yaitu:

  1. Syaikhun Fattah: guru yang mampu membuka hati murid.
  2. Aqlun Rājih: santri yang memiliki akal sehat dan berusaha memahami ilmu, tidak hanya pasrah pada keadaan.
  3. Kutubun Ṣiḥāḥ: santri memiliki kitab rujukan yang benar, bebas dari kaidah-kaidah yang menyimpang.
  4. Mudāwamah wa Ilḥāḥ: santri istiqamah dan memiliki semangat tinggi dalam menuntut ilmu, mencurahkan waktu, tenaga, dan pikirannya demi keberkahan ilmu.

PPL ini bukan hanya sekadar praktik mengajar, melainkan perjalanan batin yang sarat makna tentang ilmu yang diamalkan, kebersamaan yang terjalin, dan kenangan indah yang akan terus hidup.

Sebanyak 37 mahasantri mengikuti program PPL tahun ini. Diharapkan, pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal berharga ketika mereka terjun langsung ke masyarakat.

Acara ditutup dengan doa bersama, penuh harapan agar setiap langkah yang telah ditempuh menjadi jejak ilmu yang bermanfaat, kebersamaan yang abadi, serta keberkahan yang terus mengalir.